Redesain Stadion Kebogiro Sebagai Landmark Kota Boyolali

Authors

  • Supar Riyanto Universitas Surakarta
  • Dwi Ely Wardani Universitas Surakarta
  • Dody Irnawan Universitas Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.52429/grid.v6i1.60

Keywords:

Stadion, Boyolali, Landmark

Abstract

Stadion Kebogiro didirikan pada tahun 2019 oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali dan menjadi home base tim Persebi Boyolali. Stadion Kebogiro merupakan redesain dari stadion yang sudah ada sebelumnya dan terletak di lokasi yang sama, yaitu di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Stadion ini merupakan wadah bagi masyarakat Kota Boyolali untuk beraktivitas olahraga khususnya dibidang sepak bola. Mendesain ulang stadion Kebogiro selain untuk meningkatkan kualitas penyediaan sarana dan prasarana olahraga di Kota Boyolali, harapan ke depannya dapat terselenggara event yang berskala regional, nasional maupun internasional di Kota Boyolali, maka salah satu strategi dalam redesain stadion Kebogiro adalah kapasitas yang ditingkatkan menjadi 25.000 penonton. Dengan penekanan pada konsep perancangan Arsitektur Landmark dari suatu Kota yang merupakan bagian dari teori Image of The City oleh Kevin Lynch, diharapkan bisa menghasilkan desain bangunan yang akan menjadi identitas Kota Boyolali.

Downloads

Published

2024-06-28

How to Cite

Supar Riyanto, Dwi Ely Wardani, & Dody Irnawan. (2024). Redesain Stadion Kebogiro Sebagai Landmark Kota Boyolali. Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.52429/grid.v6i1.60

Issue

Section

Articles