Perancangan Galeri Seni dan Budaya di Kota Surakarta Dengan Pendekatan Arsitektur Inklusif

Authors

  • Mohammad Azis Amirrudin Universitas Surakarta
  • Diana Kesumasari Universitas Surakarta
  • Vivi Kurnia Putri Universitas Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.52429/grid.v7i2.78

Keywords:

Arsitektur Inklusif, Galeri Seni dan Budaya, Aksesibilitas

Abstract

Perancangan Galeri Seni dan Budaya di Kota Surakarta dilatarbelakangi oleh terbatasnya fasilitas galeri yang representatif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas, meskipun kota ini telah ditetapkan sebagai Kota Kreatif UNESCO 2023. Penelitian ini bertujuan merancang galeri dengan pendekatan arsitektur inklusif yang mampu mengakomodasi keberagaman pengguna. Metode yang digunakan adalah metode campuran melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan pelaku seni serta komunitas difabel. Hasil perancangan menunjukkan bangunan dengan organisasi ruang hybrid berpusat pada atrium sebagai jangkar orientasi, zoning publik–privat yang jelas, sistem sirkulasi inklusif, serta penerapan fasilitas aksesibilitas seperti ramp, lift difabel, hearing loop system, dan jalur evakuasi inklusif. Desain ini tidak hanya memenuhi standar teknis aksesibilitas, tetapi juga mendorong interaksi sosial dan partisipasi setara dalam aktivitas seni dan budaya di Surakarta.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Mohammad Azis Amirrudin, Diana Kesumasari, & Vivi Kurnia Putri. (2025). Perancangan Galeri Seni dan Budaya di Kota Surakarta Dengan Pendekatan Arsitektur Inklusif. Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment, 7(2), 81–98. https://doi.org/10.52429/grid.v7i2.78

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.