Implementasi Arsitektur Naratif Pada Rumah Atsiri Indonesia Sebagai Objek Wisata Edukasi

Authors

  • Berlianawati UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Sri Suryani Yuprapti Winasih UPN “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.52429/grid.v8i1.80

Keywords:

Arsitektur Naratif, Experiential Learning, Edukasi Interaktif, Pembelajaran Multisensori, Wisata Edukasi

Abstract

Fenomena wisata edukatif menjadi tujuan wisata keluarga karena adanya integrasi antara pendidikan dan pariwisata. Namun, wisata edukasi cenderung terbatas pada pengolahan visual kawasan dan fasilitas permainan, sehingga lebih terfokuskan hanya sebagai sarana hiburan. Pendekatan arsitektur naratif dapat membentuk ruang yang tidak terbatas hanya pada olah visual saja, tetapi juga menciptakan pengalaman panca indra yang bermakna. Rumah Atsiri Indonesia membawa pengunjung mengenal bagaimana minyak atsiri dapat dihasilkan yang dikemas dalam proses yang runtut dan menarik serta perjalanan untuk mengenal sejarah minyak atsiri secara interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan arsitektur naratif untuk mendukung proses edukasi mengenai minyak atsiri bagi pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang didapat melalui observasi langsung, analisis elemen-elemen naratif pada ruang aktivitas pengunjung, dan studi literatur mengenai arsitektur naratif. Arsitektur naratif yang didukung oleh pengalaman pengguna serta proses interaksi langsung diharapkan dapat lebih optimal dalam medukung proses pembelajaran pada wisata edukasi.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Berlianawati, & Sri Suryani Yuprapti Winasih. (2026). Implementasi Arsitektur Naratif Pada Rumah Atsiri Indonesia Sebagai Objek Wisata Edukasi. Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.52429/grid.v8i1.80

Issue

Section

Articles